Kenapa?
Mengapa?
Apa?
Bagaimana?
Semua terasa salah...
Bicara salah...
Diam salah...
Bahkan bergerak pun bisa mengakibatkan kesalahan...
Tiada hentikah?
Tiada akhirkah?
Apa salahku?
Aku tahu diriku tidak bisa menahan kesabaran...
Aku tahu diriku ceroboh...
Aku tahu semua selalu dilimpahkan padaku...
Bahkan orangtua sendiri menuduhku...
Belum sampai aku bicara...
Datang sudah interupsi tak berdasar...
Belum sampai aku bergerak...
Celakalah sudah orang lain...
Entah orang, entah benda...
Ya, semua seperti tuli...
Tidak mendengar teriakanku...
Hanya melihat keburukanku...
Walau memang besar pasak dari pada tiang...
Apakah juga kelebihanku...
Selain membuat jengkel orang lain...
Dan membuat sebal orang lain...
Memang aku banyak bicara...
Memang aku asal bicara...
Omonganku kadang tak bisa kujaga...
Memang aku ceroboh...
Tak bisa melihat situasi...
Hanya bisa merusak...
Tanpa bertanggung jawab sedikitpun...
Diriku seakan menjadi batu sandungan bagi setiap orang...
Baik orangtua, teman, bahkan guru...
Tak bisa berlaku seperti biasa...
Namun harus diubah...
Menjadi debu jalanan nan tak terpandang...
Menjadi bayangan dimalam hari...
Jawaban?
Diam...
Namun, sebelumnya...
Terima kasih...
Aku tak mengharapkan apapun...
Walaupun hanya di kata semata...
Namun akan berusaha...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar