Hari begitu sepi...
Tak ada gurauan hati...
Yang tiada bertepi...
Di pinggir hati ini...
Yang selalu menangisi...
Segala sesak di hati...
Kutemui dirinya di saat itu...
Namun hati belum bersatu padu...
Walau denyut jantung bertalu-talu...
Bagai paku yang dipalu...
Diriku terus terpaku...
Dan diam dalam pikiranku...
Kurenungkan segalanya...
Segala sifatnya...
Segala kasak-kusuknya...
Segala perkataannya...
Dirinya...
Dan tiga titik di akhir semua kata-kata tentunya...
Adakah kesalah pahaman antara diriku dan hatiku?
Semua terasa ganjil...
Semua terasa tidak biasa...
Semua terasa berubah...
Apakah optimis dapat membantuku?
Apakah dirinya sudi?
Akankah diriku menumukan titik terang?
Semua penerangan yang diterangkan dalam kamarku sudah diterangkan...
Namun hatiku masih gelap...
Penuh dengan debu-debu jalanan...
Dan kekelabuan awan kelabu...
Yang melingkupi segala masa kelabu...
Dan membuat kelabu menjadi beradu...
Dengan semua angka dadu...
Yang seperti datang bagai serdadu...
Namun...
Diriku tidak bisa terus-menerus melihat awan kelabu...
Hatiku perlu sebuah cahaya yang dapat menerangi kegelapan hati ini...
Seuntai suara yang menenangkan perasaanku...
Sebilah kata-kata yang dapat menyambungkan hatiku kembali...
Seseorang yang dapat menyingkirkan kebisingan hidup ini...
Dan...
.......
Benarkah harus terjadi?
Akankah aku berani?
Ataukah diriku hanya menjadi seonggok bayangan yang tak berarti dibelakang layar?
.......
.......
Someone...
Please...
Let me out of here...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar