Kamis, 22 April 2010

Ya...

Biarkanlah diriku...
Terus menatap sang rembulan...
Tatkala sang fajar punahkan harapan...
Biarlah semua berangsur-angsur berlalu...

Biarkanlah diriku...
Terus berjalan...
Dikala semua mengikuti alur...
Yang sudah dijulur...
Menuju tujuan yang luhur...

Aku...
Seonggok abu jalanan...
Tergeletak, terinjak, dan di acuhkan...

Mungkin lebih tinggi sedikit dari itu semua...
Namun...
Tak terkira semua akan menjadi demikian...
Tak terkira semua akan menuju padanya...
Tak terkira kiranya semua ini bisa terjadi...

Diam, sunyi, sepi...
Hanya itu yang ada di hati...
Menahan pilu dalam hati...
Menunggu fajar di sore hari...
Tak terkira...
Ku tunggu semua ini...

Ya...
Bagai bara dalam sekam...
Bagai jarum dalam jerami...
Bagai udang di balik batu...

Namun...
Semua akan terungkap...
Seiring waktu akan berlalu...

Tidak ada komentar: