Aku...
Seorang laki-laki berwajah besi...
Rata, datar, tanpa ekspresi...
rata-rata seperti itu, namun itu hanya topeng...
Aku...
Seorang laki-laki penakut...
Hanya bisa di belakang panggung...
Seorang yang tidak berani melihat ke depan...
Aku...
Seorang laki-laki pemalas...
Hanya terpaku pada obsesi...
Walau obsesi itu bisa saja menjatuhkanku...
Aku...
Seorang manusia...
Memiliki banyak kekurangan...
Tak bisa di pungkiri, aku memang bukan pilihan...
Namun aku ingin di pilih...
Obsesi...
Aku...
Seonggok debu...
Tak mampu bertindak di depan...
Hanya bisa di injak-injak...
Hanya bisa bicara, tanpa perbuatan...
Aku...
Ingin kutuliskan semua ini ke dalam satu buku...
Aku, sungguh aku tidak mengerti siapa aku ini...
Apakah aku ini dapat mengeluarkan "Aku"nya diriku?
Atau hanya akan terjadi di belakang saja?
Ingin benar kutuliskan semua pertanyaan ini...
Dan ingin aku beretorika...
Hanya aku, "Aku", dan pikiran obsesiku...
Tanpa suatu realita...
Aku dapat berpikir dengan "Aku" dan obsesiku...
Namun...
Dapatkah semua terwujud?
Dapatkah semua menjadi terbuka?
Atau dapatkah aku sendiri yang membukanya?
Ataukah "Aku" yang membukanya?
Ataukah obsesi?
Semua sungguh aneh...
Sampai pada tiap kesempatan, aku hanya bisa diam...
Hanya bisa menutup mulut, tak bergeming, dan tak bergerak sedikit pun...
Hanya bisa menatap dinding putih dengan pikiran yang melayang-layang...
Hah, apakah aku dapan menjadi "Aku"?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar